“CENDANA HOMES SERIES” - INOVASI LIPPO BAGI MARKET MILENIAL

27/12/21

Jakarta, 27 Desember 2021 --- Knight Frank Indonesia, konsultan real estate independen terkemuka melakukan survei "Property Outlook 2022" untuk mengetahui pandangan umum terkait performa sektor properti di tahun 2022. Survei merangkum proyeksi pasar dari para pelaku industri properti di Indonesia. Dari 63 responden sebanyak 54% optimis bahwa sektor properti akan tumbuh lebih positif dan akan mengalami rebound dengan preferensi rumah tapak yang masih menjadi favorit. 

Menyikapi hal ini, PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) mempersiapkan produk terbaru Cendana Homes Series yang rencananya akan diluncurkan pada Q1/2022. LPKR telah membuktikan diri mampu menangkap arah tren dan menjadi pelopor dalam menyajikan produk rumah tapak harga terjangkau dengan desain yang sesuai dengan selera milenial.

CEO LPKR John Riady mengatakan, “LPKR terus berinovasi dalam menciptakan produk unggulan. Kami menggandeng desainer terkemuka Alex Bayu untuk menyajikan rumah yang harganya terjangkau. Lebih kecil namun memaksimalkan space utilization serta menitikberatkan functionality, contohnya setiap ruangan perlu ada cross ventilation dan tentu kita mengimplementasikan cara kehidupan baru dengan work from home dan lain sebagainya.” John menjelaskan saat ini masyarakat sudah familiar dengan aktivitas hibrida, bertemu secara daring maupun luring. Berkaca dari situasi itulah LPKR merancang produk yang juga mengikutsertakan ruangan kantor kecil di tiap rumah.

Inovasi LPKR dalam menciptakan hunian terjangkau yang memenuhi kebutuhan pasar terbukti dari keberhasilan peluncuran Cendana Homes Series. Sejak bulan Juli 2020 hingga saat ini telah 8 project Cendana Homes Series yang diluncurkan dan selalu sold out dalam waktu rata-rata 3-4 jam saja yakni; 

  1. Cendana Spring

  2. Cendana View

  3. Cendana Place

  4. Cendana Hills

  5. Cendana Peak

  6. Cendana Icon

  7. Cendana Parc & Parc North

  8. Cendana Cove

Keberhasilan penjualan ini tak lepas dari faktor pendapatan per kapita yang meningkat dari populasi milenial usia produktif didukung oleh kemudahan yang ditawarkan oleh perbankan yaitu pembiayaan KPR dengan tingkat bunga yang rendah. “Sekarang ada kecenderungan segmen milenial ini memilih properti sebagai instrumen investasi. Mereka menjadikan properti sebagai aset yang fungsional.” ujar John.

desktop-1762749920939.webp

Bagikan ke