Gen Z dan Milenial Dominasi Pasar Hunian, LPKR Sediakan Pilihan Hunian yang Relevan Dengan Berbagai Segmen Masyarakat
Jakarta, 23 September 2025 – Preferensi masyarakat Indonesia terhadap hunian masih belum bergeser. Berdasarkan laporan Rumah123, rumah tapak tetap mendominasi sebagai pilihan utama dengan porsi 62,4% sepanjang semester pertama 2025. Sementara itu, apartemen mencatatkan 11,6%, tanah 8,6%, ruko 8,1%, dan gudang 4,9%.
Dari sisi lokasi, Tangerang muncul sebagai daerah dengan permintaan tertinggi, menyumbang 16,8% dari total permintaan nasional. Posisi berikutnya diisi oleh Jakarta Selatan dengan 11,4% dan Jakarta Barat sebesar 9,8%.
Head of Research Rumah123, Marisa Jaya, menjelaskan bahwa berdasarkan usia, kelompok 45–54 tahun menjadi kontributor terbesar dengan 26,5%. Namun menariknya, hampir separuh pengguna yang mencari hunian datang dari rentang usia 18–34 tahun. Marisa menambahkan meskipun daya beli Gen Z dan Milenial belum sekuat kelompok senior, namun memiliki ketertarikan tinggi terhadap properti. Gen Z dan Milenial menyimpan potensi besar sebagai pasar jangka panjang.
Menanggapi temuan ini, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), platform real estate dan layanan kesehatan terkemuka di Indonesia, menegaskan komitmennya untuk menyediakan pilihan hunian yang relevan dengan berbagai segmen masyarakat.
Mulai dari keluarga muda hingga kelas menengah ke atas, LPKR menghadirkan beragam proyek seperti Cendana Suites, XYZ Series, Q Livin, Blackslate Homes, The Hive Series, Belmont Homes, Bentley Homes, hingga The Allegra di kawasan unggulan Park Serpong, Lippo Karawaci, Lippo Cikarang Cosmopolis, dan Tanjung Bunga Makassar.
CEO Grup Lippo Indonesia, John Riady, menambahkan bahwa meski ekonomi global penuh tantangan, kinerja LPKR tetap solid. Hingga paruh pertama 2025, perusahaan telah meraih 40% dari target pra penjualan yang sebesar Rp6,25 triliun. Pencapaian ini membuktikan minat masyarakat terhadap properti tetap kuat, sekaligus menunjukkan kepercayaan konsumen terhadap kualitas dan komitmen perusahaan dalam serah terima tepat waktu.
Dengan semangat optimisme, LPKR menegaskan akan terus memantau dinamika global dan mengelola risiko secara proaktif. Perusahaan yakin, pasar properti Indonesia memiliki prospek cerah, terutama dengan dorongan generasi muda yang menjadi motor pertumbuhan masa depan.
Tentang PT Lippo Karawaci Tbk
Tercatat di Bursa Efek Indonesia, PT Lippo Karawaci Tbk (“LPKR”) adalah platform real estat dan layanan kesehatan terkemuka di Indonesia, dengan kehadiran di 26 provinsi dan 56 kota di seluruh Indonesia dan total aset sebesar Rp53.7 triliun per 31 Desember 2024. Bisnis inti Perseroan meliputi pengembangan real estat, pengelolaan kawasan, layanan kesehatan, pusat perbelanjaan gaya hidup, dan perhotelan.
Sebagai pengembang real estat dan operator kawasan terkemuka dengan 1.362 ha lahan yang siap dikembangkan, LPKR mengembangkan dan mengelola pengembangan perkotaan terutama di Jawa dan Sulawesi, termasuk kawasan unggulan Lippo Village di Tangerang. Melalui dua anak perusahaan LPKR yang tercatat di bursa, PT Lippo Cikarang Tbk dan PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk, yang masing-masing sahamnya dimiliki Perseroan sebesar 90,65% dan 62,69%, Perseroan juga mengembangkan dan mengelola kawasan Lippo Cikarang di Bekasi dan Tanjung Bunga di Makassar.
Selain itu, LPKR memiliki 29,09% saham PT Siloam International Hospitals Tbk, jaringan rumah sakit swasta terkemuka di Indonesia, dengan 41 rumah sakit dan 73 klinik di 23 provinsi di seluruh Indonesia. Selain layanan kesehatan, Perseroan mengelola 59 mal di seluruh Indonesia, dan memegang 47,29% saham di Lippo Malls Indonesia Retail Trust, REIT yang terdaftar di Singapura dengan aset kelolaan sebesar SGD 1,6 miliar per 31 Desember 2024. Perseroan juga mengoperasikan 10 hotel dengan merek Aryaduta, serta country club dan lapangan golf.