LPKR Jadikan Keberlanjutan Sebagai Inti Strategi Bisnis Masa Depan
Jakarta, 23 September 2025 – PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR), perusahaan real estate dan layanan kesehatan terkemuka di Indonesia, menegaskan bahwa keberlanjutan kini bukan lagi sekadar tanggung jawab sosial perusahaan, melainkan sebuah kebutuhan ekonomi yang krusial.
Di tengah meningkatnya regulasi, dinamika geopolitik, hingga ekspektasi konsumen yang makin tinggi, praktik keberlanjutan menjadi kunci menjaga ketahanan bisnis. Tak hanya itu, keberlanjutan juga dipandang sebagai elemen utama dalam mempertahankan keunggulan kompetitif di era penuh ketidakpastian.
CEO Grup Lippo Indonesia, John Riady, menegaskan komitmen tersebut sejalan dengan visi besar Lippo Group, “Growing in Stewardship, Transforming Lives”, dimana keberlanjutan ditempatkan sebagai inti dari seluruh aktivitas perusahaan. LPKR berkomitmen menjadi pengelola yang bertanggung jawab atas sumber daya, lingkungan, dan komunitas yang dipercayakan kepada perseroan.
Untuk mewujudkan komitmen ini, LPKR membangun Kerangka Kerja Keberlanjutan yang berfokus pada empat pilar utama, yaitu meningkatkan kualitas hidup, peduli terhadap lingkungan, berinvestasi pada sumber daya manusia, dan mengutamakan praktik terbaik.
Dalam hal meningkatkan kualitas hidup bermakna menghadirkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, peluang sosial-ekonomi, dan inovasi layanan bagi masyarakat.
Peduli terhadap Lingkungan tercermin pada upaya meningkatkan efisiensi sumber daya, mengurangi dampak lingkungan, serta memitigasi risiko iklim melalui produk dan proses hijau.
Adapun berinvestasi pada sumber daya manusia mengarah kepada penciptaan lingkungan kerja inklusif, aman, serta memberdayakan karyawan agar dapat berkembang maksimal.
Untuk praktik terbaik, perusahaan menjunjung standar tata kelola tertinggi, mendorong transparansi, dan memastikan akuntabilitas di seluruh rantai nilai perusahaan.
Melalui kolaborasi dengan berbagai mitra dan pemangku kepentingan, LPKR berharap dapat memperkuat praktik ESG dan memberikan dampak transformatif, tidak hanya bagi jutaan masyarakat yang dilayani saat ini, tetapi juga untuk generasi mendatang.
Tentang PT Lippo Karawaci Tbk
Tercatat di Bursa Efek Indonesia, PT Lippo Karawaci Tbk (“LPKR”) adalah platform real estat dan layanan kesehatan terkemuka di Indonesia, dengan kehadiran di 26 provinsi dan 56 kota di seluruh Indonesia dan total aset sebesar Rp53.7 triliun per 31 Desember 2024. Bisnis inti Perseroan meliputi pengembangan real estat, pengelolaan kawasan, layanan kesehatan, pusat perbelanjaan gaya hidup, dan perhotelan.
Sebagai pengembang real estat dan operator kawasan terkemuka dengan 1.362 ha lahan yang siap dikembangkan, LPKR mengembangkan dan mengelola pengembangan perkotaan terutama di Jawa dan Sulawesi, termasuk kawasan unggulan Lippo Village di Tangerang. Melalui dua anak perusahaan LPKR yang tercatat di bursa, PT Lippo Cikarang Tbk dan PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk, yang masing-masing sahamnya dimiliki Perseroan sebesar 90,65% dan 62,69%, Perseroan juga mengembangkan dan mengelola kawasan Lippo Cikarang di Bekasi dan Tanjung Bunga di Makassar.
Selain itu, LPKR memiliki 29,09% saham PT Siloam International Hospitals Tbk, jaringan rumah sakit swasta terkemuka di Indonesia, dengan 41 rumah sakit dan 73 klinik di 23 provinsi di seluruh Indonesia. Selain layanan kesehatan, Perseroan mengelola 59 mal di seluruh Indonesia, dan memegang 47,29% saham di Lippo Malls Indonesia Retail Trust, REIT yang terdaftar di Singapura dengan aset kelolaan sebesar SGD 1,6 miliar per 31 Desember 2024. Perseroan juga mengoperasikan 10 hotel dengan merek Aryaduta, serta country club dan lapangan golf.