LPKR Melalui Lippoland, Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional di Tengah Tren Positif Properti Tahun Ini

27/10/25

Jakarta, 27 Oktober 2025 - Dalam pandangan CEO Indonesia Property Watch Ali Tranghanda tren properti mulai menunjukkan potensi pertumbuhan saat ini. Bahkan, pada Kuartal III tahun ini, Ali Tranghanda menyebut terjadi kenaikan pada pertumbuhan pasar pada properti senilai Rp1-2 miliar. Menurutnya, hunian seharga Rp1-2,5 miliar menjadi primadona pada kuartal tersebut.

Ali Tranghdan juga mengatakan bahwa ada kebijakan pemerintah yang diharapkan dapat memperbaiki kondisi pasar properti. Kebijakan tersebut antara lain adanya suntikan dana Rp200 triliun dari Kementerian Keuangan ke Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). "Dana yang masuk ke Himbara mudah-mudah bisa memutar roda ekonomi. Kebijakan properti juga cukup banyak saat ini stimulus yang mudah-mudahan ke depan sih harusnya bisa lebih baik dibandingkan year-on-year," katanya.

Dukungan terhadap pasar properti juga terlihat dari data riset Rumah123.com yang menunjukkan Tangerang sebagai lokasi paling diminati pembeli rumah sepanjang Juli–September 2025. Pada Juli 2025 misalnya, listing enquiries untuk rumah di Tangerang mencapai 16,8% dari total listing enquiries untuk rumah di Indonesia.

Pada Agustus 2025, Tangerang kembali menempati posisi terpopuler dengan pangsa 15,7% dari total permintaan di seluruh Indonesia. Sedangkan, pada September 2025, persentase Tangerang tercatat sebesar 15,0% dari total listing enquiries untuk rumah di Indonesia. Tangerang secara konsisten mencatatkan proporsi tertinggi pada Juli hingga September 2025.

Mengantisipasi momentum positif dan potensi pertumbuhan properti tersebut, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), platform real estate dan layanan kesehatan terkemuka di Indonesia, melalui LippoLand, menegaskan komitmennya untuk turut mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui penyediaan pilihan hunian yang relevan dengan berbagai segmen masyarakat.

Mulai dari keluarga muda hingga kelas menengah ke atas, LippoLand menghadirkan beragam proyek seperti Cendana Suites, XYZ Series, Q Livin, Blackslate Homes, The Hive Series, Belmont Homes, Bentley Homes, hingga The Allegra di kawasan unggulan Park Serpong, Lippo Karawaci, Lippo Cikarang Cosmopolis, dan Tanjung Bunga Makassar.

CEO Grup Lippo Indonesia, John Riady, menyampaikan bahwa dengan cadangan lahan strategis yang luas 370 hektar di Lippo Village, 485 hektar di Lippo Cikarang Cosmopolis, 342 hektar di Tanjung Bunga Makassar, dan 165 hektar di berbagai wilayah potensial lainnya, perusahaan memiliki fondasi kuat untuk pertumbuhan jangka panjang.

Dengan semangat optimisme, LPKR -melalui LippoLand- menegaskan akan terus memantau dinamika global dan mengelola risiko secara proaktif. Perusahaan yakin, pasar properti Indonesia memiliki prospek cerah, terutama dengan dorongan generasi muda yang menjadi motor pertumbuhan masa depan.

Tentang PT Lippo Karawaci Tbk

Tercatat di Bursa Efek Indonesia, PT Lippo Karawaci Tbk (“LPKR”) adalah platform real estat dan layanan kesehatan terkemuka di Indonesia, dengan kehadiran di 26 provinsi dan 56 kota di seluruh Indonesia dan total aset sebesar Rp53.7 triliun per 31 Desember 2024. Bisnis inti Perseroan meliputi pengembangan real estat, pengelolaan kawasan, layanan kesehatan, pusat perbelanjaan gaya hidup, dan perhotelan.

Sebagai pengembang real estat dan operator kawasan terkemuka dengan 1.362 ha lahan yang siap dikembangkan, LPKR mengembangkan dan mengelola pengembangan perkotaan terutama di Jawa dan Sulawesi, termasuk kawasan unggulan Lippo Village di Tangerang. Melalui dua anak perusahaan LPKR yang tercatat di bursa, PT Lippo Cikarang Tbk dan PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk, yang masing-masing sahamnya dimiliki Perseroan sebesar 90,65% dan 62,69%, Perseroan juga mengembangkan dan mengelola kawasan Lippo Cikarang di Bekasi dan Tanjung Bunga di Makassar.

Selain itu, LPKR memiliki 29,09% saham PT Siloam International Hospitals Tbk, jaringan rumah sakit swasta terkemuka di Indonesia, dengan 41 rumah sakit dan 73 klinik di 23 provinsi di seluruh Indonesia. Selain layanan kesehatan, Perseroan mengelola 59 mal di seluruh Indonesia, dan memegang 47,29% saham di Lippo Malls Indonesia Retail Trust, REIT yang terdaftar di Singapura dengan aset kelolaan sebesar SGD 1,6 miliar per 31 Desember 2024. Perseroan juga mengoperasikan 10 hotel dengan merek Aryaduta, serta country club dan lapangan golf.

Bagikan ke