Menuju 2030, LPKR Siapkan Gerakan Sosial Inklusif Bagi Satu Juta Penerima Manfaat

16/10/25

Jakarta, 16 Oktober 2025 — PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR), platform real estat dan layanan kesehatan terkemuka di Indonesia, terus menegaskan komitmennya untuk menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat. Melalui program Lippo untuk Indonesia PASTI (Pintar, Asri, Sejahtera, Tangguh, Independen), perusahaan aktif membangun budaya kerelawanan dan memperkuat kolaborasi lintas sektor demi menciptakan perubahan yang bermakna.

Bagi LPKR, kontribusi sosial bukan sekadar kegiatan filantropi. Lebih dari itu, langkah ini merupakan strategi jangka panjang untuk membangun hubungan yang solid dengan para pemangku kepentingan dan memperkuat fondasi keberlanjutan di seluruh ekosistem perusahaan.

Sepanjang tahun 2024, LPKR berhasil melaksanakan 1.049 kegiatan sosial yang tersebar di berbagai wilayah operasional. Total dana yang dikucurkan untuk program pemberdayaan masyarakat mencapai lebih dari Rp 40 miliar, dengan manfaat langsung bagi 122.842 individu di 43 kota di Indonesia.

Inisiatif yang dijalankan mencakup berbagai bidang, mulai dari pendidikan dan lingkungan, hingga kesejahteraan ekonomi serta penguatan ketahanan masyarakat. Seluruh kegiatan ini selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan nasional dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Sebagai bagian dari Roadmap Keberlanjutan 2030, LPKR menargetkan untuk menjalankan 5.000 kegiatan sosial dan menjangkau 1 juta penerima manfaat pada akhir dekade ini.

Group CEO Lippo Indonesia, John Riady, menegaskan bahwa program ini mencerminkan semangat kolaboratif dan progresif perusahaan yang percaya bahwa kemajuan bangsa hanya dapat tercapai jika masyarakat tumbuh bersama. Melalui program Lippo untuk Indonesia PASTI, perusahaan ingin menghadirkan solusi yang nyata, inklusif, dan berkelanjutan bagi masyarakat di seluruh Indonesia

Lebih lanjut, John menambahkan bahwa keberlanjutan telah menjadi inti dari strategi bisnis LPKR. Keberlanjutan bukan sekadar prioritas strategis, melainkan bagian dari DNA perusahaan yang memastikan keunggulan kompetitif di tengah perubahan sosial dan ekonomi yang dinamis.

Dengan semangat gotong royong dan kepedulian yang konsisten, LPKR terus membuktikan bahwa bisnis dan kemanusiaan dapat berjalan beriringan dan mampu menciptakan dampak sosial positif sekaligus memperkuat fondasi untuk masa depan Indonesia yang lebih baik.

Tentang PT Lippo Karawaci Tbk

Tercatat di Bursa Efek Indonesia, PT Lippo Karawaci Tbk (“LPKR”) adalah platform real estat dan layanan kesehatan terkemuka di Indonesia, dengan kehadiran di 26 provinsi dan 56 kota di seluruh Indonesia dan total aset sebesar Rp53.7 triliun per 31 Desember 2024. Bisnis inti Perseroan meliputi pengembangan real estat, pengelolaan kawasan, layanan kesehatan, pusat perbelanjaan gaya hidup, dan perhotelan.

Sebagai pengembang real estat dan operator kawasan terkemuka dengan 1.362 ha lahan yang siap dikembangkan, LPKR mengembangkan dan mengelola pengembangan perkotaan terutama di Jawa dan Sulawesi, termasuk kawasan unggulan Lippo Village di Tangerang. Melalui dua anak perusahaan LPKR yang tercatat di bursa, PT Lippo Cikarang Tbk dan PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk, yang masing-masing sahamnya dimiliki Perseroan sebesar 90,65% dan 62,69%, Perseroan juga mengembangkan dan mengelola kawasan Lippo Cikarang di Bekasi dan Tanjung Bunga di Makassar.

Selain itu, LPKR memiliki 29,09% saham PT Siloam International Hospitals Tbk, jaringan rumah sakit swasta terkemuka di Indonesia, dengan 41 rumah sakit dan 73 klinik di 23 provinsi di seluruh Indonesia. Selain layanan kesehatan, Perseroan mengelola 59 mal di seluruh Indonesia, dan memegang 47,29% saham di Lippo Malls Indonesia Retail Trust, REIT yang terdaftar di Singapura dengan aset kelolaan sebesar SGD 1,6 miliar per 31 Desember 2024. Perseroan juga mengoperasikan 10 hotel dengan merek Aryaduta, serta country club dan lapangan golf.

Bagikan ke