PENDAPATAN SEGMEN GAYA HIDUP LPKR TUMBUH 13% KUARTAL PERTAMA TAHUN INI

14/05/25

Jakarta, 14 Mei 2025 – PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), platform real estat dan layanan kesehatan terintegrasi terkemuka di Indonesia, membukukan laba bersih sebesar Rp169 miliar pada Kuartal I 2025. EBITDA tercatat sebesar Rp375 miliar, sementara posisi kas meningkat menjadi Rp2,77 triliun, naik dari Rp2,62 triliun pada periode yang sama tahun lalu, mencerminkan pengelolaan kas yang efektif.

Pencapaian ini mencerminkan fokus Perseroan pada penguatan bisnis inti, kinerja operasional yang solid, efisiensi manajemen biaya, serta strategi pengurangan utang yang berkelanjutan.

Pada triwulan pertama tahun ini, segmen gaya hidup LPKR —yang mencakup pusat perbelanjaan dan perhotelan— mencatat kinerja yang kuat, dengan pendapatan tumbuh 13% (Year-on-Year) YoY menjadi Rp322 miliar. Laba kotor meningkat 34% menjadi Rp239 miliar, dan EBITDA naik 59% YoY menjadi Rp106 miliar, didorong oleh peningkatan pendapatan sewa, pemulihan operasional, serta inisiatif efisiensi biaya yang berkelanjutan.

Sepanjang periode tersebut, jumlah rata-rata pengunjung mal mencapai lebih dari 11 juta orang per bulan, naik 8% YoY. Tingkat hunian mal juga meningkat menjadi 82,2%, naik 3% YoY, menunjukkan pemulihan sektor ritel yang semakin kuat dan meningkatnya permintaan dari penyewa di berbagai lokasi strategis.

Sebagai bagian dari strategi peningkatan nilai aset, LPKR melalui PT Lippo Malls Indonesia, telah meresmikan Livin' Alun-Alun Nusantara, destinasi kuliner bertema Indonesia seluas 14.000 meter persegi di Lippo Mall Nusantara. Inisiatif ini menjadi bagian dari proses renovasi menyeluruh mal tersebut, guna memperkuat daya tarik dan daya saing aset.

Sektor perhotelan juga menunjukkan pertumbuhan positif, dengan peningkatan permintaan dari segmen keluarga dan pelancong bisnis. Kinerja ini turut diperkuat oleh pertumbuhan signifikan pada pendapatan makanan dan minuman (F&B), yang ditopang oleh meningkatnya aktivitas acara sosial, kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition), dan penyelenggaraan event pernikahan.

John Riady, Group CEO Lippo Indonesia, mengatakan, "Kami mengawali tahun 2025 dengan kinerja yang solid, didukung oleh eksekusi strategis yang fokus, ketahanan operasional, serta disiplin keuangan yang kuat. Kami tetap berkomitmen menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.”

desktop-1763553676945.webp


Tentang PT Lippo Karawaci Tbk 

Tercatat di Bursa Efek Indonesia, PT Lippo Karawaci Tbk (“LPKR”) adalah platform real estat dan layanan kesehatan terkemuka di Indonesia, dengan kehadiran di 26 provinsi dan 56 kota di seluruh Indonesia dan total aset sebesar Rp53.7 triliun per 31 Desember 2024. Bisnis inti Perseroan meliputi pengembangan real estat, pengelolaan kawasan, layanan kesehatan, pusat perbelanjaan gaya hidup, dan perhotelan.

Sebagai pengembang real estat dan operator kawasan terkemuka dengan 1.395 ha lahan yang siap dikembangkan, LPKR mengembangkan dan mengelola pengembangan perkotaan terutama di Jawa dan Sulawesi, termasuk kawasan unggulan Lippo Village di Tangerang. Melalui dua anak perusahaan LPKR yang tercatat di bursa, PT Lippo Cikarang Tbk dan PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk, yang masing-masing sahamnya dimiliki Perseroan sebesar 83,99% dan 62,69%, Perseroan juga mengembangkan dan mengelola kawasan Lippo Cikarang di Bekasi dan Tanjung Bunga di Makassar. 

Selain itu, LPKR memiliki 29,09% saham PT Siloam International Hospitals Tbk, jaringan rumah sakit swasta terkemuka di Indonesia, dengan 41 rumah sakit dan 73 klinik di 23 provinsi di seluruh Indonesia. Selain layanan kesehatan, Perseroan mengelola 59 mal di seluruh Indonesia, dan memegang 47,29% saham di Lippo Malls Indonesia Retail Trust, REIT yang terdaftar di Singapura dengan aset kelolaan sebesar SGD 1,6 miliar per 31 Desember 2024. Perseroan juga mengoperasikan 10 hotel dengan merek Aryaduta, serta country club dan lapangan golf.

Bagikan ke