Manajemen Risiko
SISTEM MANAJEMEN RISIKO
Penerapan sistem manajemen risiko merupakan kunci dalam memastikan kelangsungan bisnis jangka panjang Grup Lippo yang tertanam di dalam Perseroan dan anak perusahaannya. Perseroan juga senantiasa mengkomunikasikan risiko-risiko yang dihadapi Perseroan kepada setiap karyawan agar dapat bekerja sama untuk mengatasi risiko dengan lebih baik.
Perseroan mengimplementasikan kerangka kerja sistem manajemen risiko yang sehat guna mencapai tujuan organisasi, yang terdiri dari:
Kebijakan sistem manajemen risiko yang komprehensif untuk berbagai area risiko yang dihadapi Perseroan seperti Risiko yang memiliki pengaruh signifikan, Risiko yang bersifat material serta Risiko Umum.
Struktur organisasi yang tepat dengan definisi peran dan tanggung jawab yang jelas pada berbagai jenjang jabatan.
Proses manajemen risiko yang memadai, pemantauan risiko dan proses pengendalian risiko.
Infrastruktur yang memadai untuk berjalannya Perseroan, seperti sistem Teknologi Informasi dan Sumber Daya Manusia.
Perseroan senantiasa mengantisipasi berbagai risiko yang mungkin muncul dari seluruh kegiatan usaha, baik yang dapat dikendalikan secara internal, maupun yang berada di luar kendali Perseroan. Dengan menerapkan prinsip kehatihatian, risiko internal dapat dikendalikan dan diminimalisir. Kemudian dalam rangka menghasilkan kinerja yang lebih solid, Perseroan mengidentifikasi dan memitigasi risiko eksternal secara cermat.